Maka janganlah kaukatakan dalam
hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh
kekayaan ini. (Ulangan 8:17)
Waktu-waktu sekarang, di mana
orang-orang terus memeringatkan bahwa akhir zaman sudah begitu dekat. Muncul
juga sifat-sifat egoisme yang membuat sebagian orang menganggap apa yang
diperoleh saat ini merupakan kerja keras yang telah dia lakukan bertahun-tahun.
Namun patut diingat, apabila semuanya tidak Tuhan ijinkan terjadi, maka sekeras
apapun berusaha semuanya hanya akan sia-sia saja.
Saya pernah bertemu dengan orang,
“ndak perlu doa-doa buat jadi kaya, kalo nggak berusaha juga percuma” sambil
mencibir bahwa doa seakan-akan usaha menjaring angin. Menurut saya itu SALAH
BESAR. Memang doa tanpa usaha itu juga percuma karena Tuhan tidak pernah
mengajarkan kita untuk berdiam diri dan hanya menunggu secara ajaib ‘hujan
kelimpahan’ dalam hidup kita. Namun tentu saja tidak ada kelimpahan tanpa
kesetiaan kita kepada Tuhan. Kalaupun orang-orang seperti itu hidup
berkelimpahan dalam dunia, sesungguhnya dia hanya mendapat satu dari dua
kelimpahan itu sendiri. Serta ada harga ‘mahal’ yang harus dia bayar. Semuanya
bukan berasal dari kuasa Tuhan.