Showing posts with label Mandul. Show all posts
Showing posts with label Mandul. Show all posts

Saturday, May 9, 2015

Menelan bulat-bulat


Ayat bacaan Kejadian 12:1-9
Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (Kejadian 12:1)
http://raredistro.com/shop/13530

Saya punya seorang sahabat yang penurut banget. Kalau ibunya menyuruhnya jangan pulang malam, maka sebelum waktunya dia akan buru-buru pulang. Kalau saya menganjurkannya untuk makan ini atau itu, walaupun bukan makanan yang enak pun dia akan makan demi kesehatannya, malah dengan rajinnya. Semuanya dia lakukan karena dia percaya pada ibunya yang mencemaskan kebaikannya dan pada saya yang mengharapkan dia tetap sehat. Dan setelah merenung, saya tahu kalau dia percaya sepenuh hatinya. Karena apabila seseorang percaya setengah hati, dia tidak akan menelan bulat-bulat anjuran dan aturan yang dibuat orang lain. 

Friday, January 9, 2015

Aibkah itu?



“Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.” (Lukas 1:25)


Entah mengapa setelah membaca kisah Zakharia dengan istrinya Elisabet tentang aib yang mereka derita yakni Elisabet yang mandul. Aibkah itu seseorang yang mandul?
http://ciricara.com/2012/10/25/ciricara-ciri-ciri-wanita-mandul/

Dewasa ini, setiap wanita yang berada di posisi yang sama dengan Elisabet karena mandul menjadi bahan gunjingan. Padahal kemandulan seseorang bukanlah berasas pada salah sang wanita. Apakah ada seorang wanita yang ingin menjadi mandul?

Saturday, November 29, 2014

Kesalahan yang terlupa



http://www.thecrowdvoice.com/post/renungan-belajar-dari-sebuah-kesalahan-4419286.html
Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Hai orang jahat, engkau pasti mati! – dan engkau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu supaya bertobat dari hidupnya, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku menuntut pertanggung jawab atas nyawanya dari padamu. (Yehezkiel 33:8)

Ada sebuah kisah tentang seorang wanita yang telah menikah lebih dari lima tahun tetapi belum memperoleh keturunan bagi suaminya. Tanpa benar-benar disadarinya, terdahulu dia pernah mendendam kepada temannya dan sempat terlontar, “sukurin keguguran” ketika temannya itu keguguran.