Showing posts with label Kesalahan. Show all posts
Showing posts with label Kesalahan. Show all posts

Wednesday, December 2, 2015

Dosa Tanpa Sadar



Ayat bacaan Imamat 5:14-19
Jikalau seseorang berbuat dosa dengan melakukan salah satu hal yang dilarang TUHAN tanpa mengetahuinya, maka ia bersalah dan harus menanggung kesalahannya sendiri. (Imamat 5:17)
Pic by

Alkitab katakan bahwa tanpa mengetahui dan menyadari serta tanpa sengaja berbuat salah saja, kita telah berdosa, apalagi kita yang mengetahuinya tetapi tidak memohon ampun? Di jaman perjanjian lama, manusia harus mempersembahkan korban penghapusan dosa untuk kesalahan yang tanpa sengaja ataupun tanpa sadar dilakukannya melalui imam. Hal tersebut, tidak hanya berlaku bagi manusia yang hidup di jaman perjanjian lama, manusia modern saat ini pun perlu memohon ampun meskipun dilakukan dengan cara yang berbeda.

Pada Matius 6:5-15 khususnya pada ayat ke 12 yang berbunyi, 


Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; (Matius 6:12)

Friday, May 15, 2015

Sodom di balik Lembah Yordan



Ayat bacaan Kejadian 13:1-18

Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman Tuhan, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. (Kejadian 13:10)
link

Perselisihan antara gembala Abram dan Lot menyebabkan perpecahan di antara mereka. Abram membebaskan Lot untuk memilih terlebih dahulu tanah yang diinginkannya. Pada ayat ke sepuluh, Lot jelas memilih tanah yang terlihat subur dengan kekayaan alamnya. Namun apa yang terlihat tidak selamanya baik. Pada ayat ke duabelas dikatakan bahwa Lot malah berkemah di dekat Sodom yang sangat jahat dan berdosa (ayat 13). Ternyata dibalik semua keindahan Lembah Yordan berdekatan dengan Sodom yang keji. Yah Sodom berada di Lembah Yordan, tanah yang dipilih Lot.

Keseringan keserakahan memang akan berujung pada maut dalam banyak arti. Maut berarti kematian secara fisik, rohani, ataupun mental. Kisah Lot pun berulang pada manusia masa kini. Banyak sekali saya melihat seorang karyawan yang berhenti dari sebuah perusahaan X dan masuk ke perusahaan Y namun tidak seperti ekpektasinya. Sebuah perusahaan Y yang awalnya dilihatnya penuh kelimpahan dan mungkin karyawan tipe serakah ini hanya memikirkan kelimpahan tanpa berspekulasi dengan resiko dan tanggung jawab yang harus dipikulnya. Di perusahaan Y dia akan melihat Sodom yang sukar diatasinya. Bahkan dia mungkin akan kewalahan dengan kekejian Sodom di luar ekspektasinya. Dan kemudian mental yang hanya memandang kelimpahan itu akan segera menyerah.

Tuesday, May 5, 2015

Keangkuhan dalam Ketakutan



Ayat bacaan Kejadian 11:1-9
Juga kata mereka: “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.” (Kejadian 11:4)
link

Saat bersekolah, buku pendidikan agama menggambarkan dengan sangat jelas ambisi manusia mendirikan menara yang mencapai langit dengan begitu antusias. Kemudian, ketika bahasa mereka dikacaukan, satu sama lainnya merasa gusar dan akhirnya mereka malah bertengkar.

Pada ayat keempat, pesan tersirat tentang manusia dengan semua kekuatan tangannya berusaha mencapai langit. Hal itu dilakukan agar mereka tidak dicerai-beraikan ke seluruh bumi. Mereka begitu yakin dengan mendirikan sebuah menara tertinggi, maka tidak ada yang bisa mencerai-beraikan mereka. Di sana tersirat bahwa mereka yakin dengan kekuatan tangan mereka yang melampaui mungkin kekuatan lain. Pada cerita menara Babel, tidak satu katapun menyebutkan bahwa mereka mengandalkan Tuhan atau bekerja sesuai kehendak Tuhan. Mereka bekerja karena keinginan mereka sendiri yang ingin mencapai apa yang mereka lihat tertinggi, tentu saja mereka juga merasa mampu mengerjakannya.

Saturday, May 2, 2015

Stempel Agama



Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! (Lukas 13:7)
http://www.stempelschmidt.de/start.html

Perumpamaan yang diperkatakan oleh Tuhan Yesus ini seperti iman yang tidak pernah berbuah meskipun telah mengikuti Kristus bertahun-tahun. Akhir-akhir ini, sebagian orang menganggap perkara kecil Kristus tidaklah penting. Orang-orang mulai menghindari Gereja, jarang berdoa, bahkan jarang mengandalkan Kristus dalam setiap perkara hidup. Hidup sebagai Kristen hanya sebagai stempel religiusnya dan mungkin hanya tercatat di kartu tanda pengenal.

Paling menyedihkan di kala orang-orang berkata, “buat apa berdoa terus, lakukan dan cari jalan keluar, doa tidak akan menolong.” Atau mereka akan berkata, “jangan cuma berdoa terus.” Memang benar doa tanpa usaha adalah nihil sebab Tuhan tidak pernah mengajarkan kita untuk malas berusaha. Namun usaha tanpa doa pun percuma. Setuju? Doa membuka jalan yang buntu, banyak kesaksian ajaibNya Tuhan ketika menghendaki kelimpahan terjadi dalam hidup seseorang.

Thursday, April 23, 2015

Half Faith


Ayat bacaan Kejadian 4:1-16
Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu. (Kejadian 4:3-4)
http://www.beliefnet.com/columnists/everydayinspiration/2014/09/messages-of-faith.html

Habel telah memberikan seluruh persembahan pertamanya tanpa ragu, dia membakar lemak seluruh anak sulung kambing dombanya sebagai persembahan kepada Tuhan. Sementara Kain tidak rela memberikan seluruh persembahan pertamanya, dia malah hanya memberikan sebagian hasil tanahnya dan Tuhan tidak berkenan.

Dari hal di atas kita bisa berbicara tentang pilihan. Habel memilih untuk mengembalikan seluruhnya, dan keserakahan Kain memilih hanya mempersembahkan sebagian dari hasil tanahnya. Buah sulung di masa kini sangat sulit untuk dikerjakan karena keterikatan manusia dengan kenikmatan dunia begitu mendarah-daging. Sebagian orang mungkin berpikir bahwa seluruh hasil pertama mereka lebih baik disimpan atau ditabung untuk masa depan keluarga, sebagian berpikir bahwa tempat ibadah sudah terlalu berlimpah, sebagian lain berpikir bahwa tidak perlu totally mengikuti tradisi kekristenan, bahkan tidak menyangkal sebagian akan berpikir lebih baik buah sulung dibelikan sesuatu yang berguna atau terburuknya bertindak selayaknya Kain.

Tuesday, March 24, 2015

Jangan “bermain” hingga lupa waktu



Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. (Lukas 12:47-48a)


link
Ilustrasi 1
Mama Rina menyuruh Rani membersihkan kamarnya. Tetapi Rani malah memilih bermain dengan temannya hingga tidak melakukan apa yang disuruh ibunya. Setelah pulang ke rumah, Mama Rina marah-marah dan memberi Rani hukuman untuk membersihkan kamar dan ruang tamu.

Ilustrasi 2
Rani tidak pernah memiliki inisiatif untuk membersihkan kamarnya, hari ini Mama Rina tidak menyuruhnya membersihkan kamar. Setelah Mama Rina melihat betapa berantakan kamar Rani, beliau memarahi Rani dan menyuruhnya membersihkan kamarnya.

Monday, February 16, 2015

Buah baik & buruk



“(43)Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. (44) Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. (45) Orang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaan hatinya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.” (Lukas 6:43-45)

link
Pohon adalah hati, buah adalah ucapan. Di sini Tuhan ingin menyampaikan bahwa tidak ada orang baik yang berucap atau berkata-kata yang tidak baik, demikian pula sebaliknya. Mengenal orang baik dan buruk dapat dilihat dari perbendaharaan katanya. Apabila dia banyak berkata-kata yang buruk, di dalam hatinya pun hanya tersisa hal-hal yang buruk saja. Terkadang banyak orang tidak menyadari bahwa perkataannya membuat orang lain mengerti sifat dan perilakunya.

Coba lihat, ada tidak perusahaan yang mencari karyawan tanpa perlu wawancara? Yah, dari perkataan saja, perusahaan bisa menebak orang seperti apa calon karyawannya. Sebagian besar sifatnya akan terlihat ketika dia mengeluarkan perkataannya.

Perkataan adalah cermin isi hati kita. Apabila kita sering berkata buruk, selidiki dahulu hati kita, akui dan perbaiki. Saya percaya pohon yang buruk tidak akan selamanya buruk apabila kita mengandalkan Tuhan untuk membentuk kembali hati kita.

Saturday, January 24, 2015

Setelah bertobat



“Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatkannya. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. (Matius 12:43,45a)

Mendapat hidup yang baru, kita perlu bertobat dan dipermandikan sebagai kelahiran roh. Namun apabila yang terjadi adalah ketika setelah bertobat, kita masih juga melakukan kesalahan-kesalahan orang fasik?

Friday, January 23, 2015

Bercermin



Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? (Matius 7:3)

Kitab Matius 7:3 menjelaskan tentang orang yang dapat melihat kesalahan-kesalahan orang-orang di sekelilingnya namun tidak dapat melihat kesalahannya sendiri. Seringkali, tanpa sengaja kita berbuat kesalahan yang sama tetapi kita malah mengkritik orang lain atas kesalahan mereka. Bahkan mungkin saja kesalahan yang kita perbuat jauh lebih besar dibandingkan orang lain.
http://www.renunganhariankristen.net/cermin-cekung-dan-cermin-cembung/

Saturday, January 10, 2015

Berbuat terlebih dahulu



Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. (Lukas 6:31)

Si A mengeluh tentang pacarnya yang tidak pernah sekalipun memberi kabar padanya ketika ke luar berkumpul dengan teman-temannya. Sementara si B mengeluh kepada sahabatnya yang tidak pernah tepat waktu kalau mereka ada janjian ke luar bareng.

Pacar si A menjawabnya bahwa si A pun sering diam-diam ke luar tanpa memberi kabar kepadanya. Sementara sahabat si B pun membalikkan omongannya dan mengatakan si B selalu terlambat kalau dia mengajak si B ke luar.

Wednesday, December 10, 2014

Sahabat Sejati



Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran (Amsal 17:17)
http://www.99hdwallpaper.com/friendship/picture-of-friendship-love.html

Pernah punya sahabat? Ya ya ya, sebagian dari kita mungkin memperoleh pengalaman berteman yang buruk sehingga terkadang kita selalu berpikir seorang sahabat itu mustahil ada di dunia. 

Salah, seorang sahabat ada di dunia tergantung kita jeli melihat di mana sahabat kita dan menerima segala kekurangan serta kelemahannya. Kebanyakan orang tidak memiliki sahabat karena sedikit saja perselisihan, mereka sudah menjadi musuh. Atau kecenderungan orang lain yang sulit menerima kekurangan atau kelemahan orang lain, mereka memilih untuk menjauh, bukannya menegur.

Monday, December 8, 2014

Berhutang maaf



Maka Bapa-Mu yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hati.” (Matius 18:35)
forum.kompas.com

Sebelum merenungi ayat 35, mari membaca ayat 21-34 tentang perumpamaan tentang pengampunan. Layaknya seorang raja yang memberi pengampunan kepada hambanya dengan sepuluh ribu talenta, namun hamba itu tidak memberi pengampunan kepada sesamanya yang hanya berhutang kepadanya seratus dinar.

Saturday, December 6, 2014

Tutup mulut



Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat. (Matius 15:19)

Perumpamaan yang dikatakan oleh Tuhan Yesus mengenai apa yang keluar dari mulut lebih najis dibandingkan dengan apa yang masuk ke dalam mulut (ay. 11) karena setiap apa yang keluar dari mulut itu berasal dari hati (ay. 18).
http://rikery.blogspot.com/2013/06/silent_25.html


Bukan dari kepandaian memadukan pakaian, berdandan, bahkan makanan-makanan sehat yang mereka makan mengartikan mereka mampu menjaga apa yang keluar dari mulut mereka. Terkadang apa yang kelihatan baik belum tentu benar. Sebab mengapa? Terkadang ada orang-orang yang kelihatan begitu rohani, begitu terlihat berbuat banyak kebenaran, namun di beberapa waktu mereka melukai hati orang lain atas perkataan-perkataan yang keluar dari mulutnya.

Saturday, November 29, 2014

Kesalahan yang terlupa



http://www.thecrowdvoice.com/post/renungan-belajar-dari-sebuah-kesalahan-4419286.html
Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Hai orang jahat, engkau pasti mati! – dan engkau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu supaya bertobat dari hidupnya, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku menuntut pertanggung jawab atas nyawanya dari padamu. (Yehezkiel 33:8)

Ada sebuah kisah tentang seorang wanita yang telah menikah lebih dari lima tahun tetapi belum memperoleh keturunan bagi suaminya. Tanpa benar-benar disadarinya, terdahulu dia pernah mendendam kepada temannya dan sempat terlontar, “sukurin keguguran” ketika temannya itu keguguran.

Tuesday, November 25, 2014

Keuntungan yang haram



Dan mereka datang kepadamu seperti rakyat berkerumun dan duduk di hadapanmu sebagai umat-Ku, mereka mendengar apa yang kauucapkan, tetapi mereka tidak melakukannya; mulutnya penuh dengan kata-kata cinta kasih, tetapi hati mereka mengejar keuntungan yang haram. (Yehezkiel 33:31)

Banyaknya nubuatan tentang penghianatan umat-Nya bersama dengan tanda-tanda yang diberikan membuat semua dari kita patut untuk mengoreksi diri. Apakah selama ini, kita sudah menunjukkan cinta kasih kepada sesama dan masih mengejar keuntungan-keuntungan daging?

Thursday, November 20, 2014

Berkuasa atas pikiran



Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah. (Matius 26:41)

Girls, pernah nggak mengalami godaan saat kita mau melakukan sesuatu yang benar? Nah, contoh nyata saja waktu hari minggu kita harusnya ke Gereja tetapi karena malas bangun, kita malah nggak ke Gereja sama sekali.
http://al.bsharah.com/cutting-the-cord-pulling-the-plug-i-cancelled-my-cable/